Mistis Enchick China di Koasi

Ini adalah cerita mistik enchick asal Cina yang ada di dalam koasi (Angkot atau Angkutan Umum) pagi hari ketika Mas Sikhun naik angkutan umum di jakarta.

Awalnya ada ibu – ibu keturunan Chinese nanya ke supir angkot (koasi) yang kelihatannya agak bingung.
“Pak, kalo mau ke Sumedang naik mobil apa ya?” tanya si ibu.
“Ayo naik mobil ini aja, nanti saya tunjukin mobilnya” jawab si supir.
Tapi sepertinya si ibu kurang yakin dengan jawaban si supir angkot tersebut, lalu dia jawab lagi
“Tapi saya mau ke Sumedang” kilah si ibu Chinese itu.
Dan si supir juga jawab lagi.
“Ya ayo naik, nanti saya anterin ke lokasi yang ada mobil jurusan Sumedang dan saya tunjukin nanti mobilnya” jawab si supir lagi.

Setelah si ibu tersebut naik angkot, si supir nanya lagi.
“Memang mau ke Sumedang mau ngapain ya bu?” tanya si supir.
“Saya mau ke gunung Banyu, mau ketempat minta rejeki biar lancar” jawab si ibu dengan gayanya yang santai.
“Kalo dulu saya sering ke gunung bromo, tapi sekarang sudah tidak manjur lagi karena sekarang banyak muda-mudi pada pacaran dan pada maksiat disana” si ibu melanjutkan bicaranya.

Dengan wajah tanpa kumis si supir hanya mesem-mesem saja dengernya.
“Kok orang-orang Chinese juga ternyata pada percaya ama gituan, kirain orang kita aja yang percaya ma kayak gituan. Dan yang herannya si ibu itu jawabnya dengan suara yang tanpa dosa alias tidak malu ditengah banyak orang di dalam Angkutan Umum (koasi) tersebut” gumam Mas Sikhun.

Ah, sepertinya hal-hal yang berbau mistik ternyata tidak hanya subur di indonesia melainkan di seluruh dunia bahkan untuk orang-orang intelektualpun juga banyak yang percaya sama yang begituan. Tapi, kita sebagai umat muslim sama sekali tidak boleh melakukan hal-hal seperti itu karena A-qur’an dan Hadits juga sudah jelas-jelas melarangnya. Jadi jangan percaya lagi ya ama yang gituan, serahkan saja semua sama pencipta kita. Kalo percaya pamali loh…!!!

(cerita ini bukan cerita fiktif, dan adalah cerita yang benar terjadi ketika Mas Sikhun naik koasi).


Artikel Lainnya

Comment

  1. sheryl says:

    mbe banget

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *